Pemain
:
�
Eunjung sebagai Eun Joo
�
May Doni Kim sebagai Shin Ji
�
Choi Ah Ra sebagai Ah Rang
�
Jin Seyeun sebagai Jeni
�
Hwang Woo Seul Hye sebagai Soon Ye
�
Jeongsu Byeon sebagai direktur agensi
�
Youngmin Kim sebagai Produser Lee Tae Yong
�
Gi Bang Kim sebagai Manajer
Cerita
:
Film ini menceritakan sebuah girlband baru
bernama "Pink Dolls" yang
baru memulai debutnya. Namun, kepopuleran mereka jatuh sebagai girl band yang
payah dan tidak menarik.Hal ini lebih banyak dikarenakan tidak adanya
kekompakkan diantara mereka. Eun Joo adalah pemimpin tim sekaligus yang tertua
adalah seorang mantan penari latar grup band lain. Alhasil, bukannya dihargai,
Eun Joo sering mendapat hinaan dari anggota Pink Dolls yang lain. Je ni adalah
pemimpin vokal yang bisa mencapai nada tinggi, tidak pernah puas dengan
kepemimpinan Eun Joo, terutama ia merasa Eun Joo terlalu tua untuk menjadi
anggota girlband mereka. Ah Rang adalah anggota termuda dan merasa dirinya
paling cantik, namun selalu merasa iri karena kecantikkannya tidak mampu
menjadikannya vokalis utama. Sedangkan Shin Ji adalah penari utama yang kasar,
sok, dan merasa dirinya lebih hebat dibanding Eun Joo yang hanyalah penari
latar. Meskipun Shin Ji pun sebenarnya adalah mantan anggota grup "Pure", namun belum debut.
Ketidakkompakan mereka terus menerus
menambah beban Eun Joo. Apalagi pimpinan manajemennya menginginkannya untuk
menjadi tenar dengan jalan yang salah, yakni memberikan tubuhnya untuk seorang
produser muda yang ternyata membiayai mereka, Lee Tae Yong. Hingga pada suatu
hari mereka harus pindah studio, ke sebuah studio murah bekas bangunan studio
lama yang pernah terbakar dan menyebabkan banyak korban jiwa termasuk para
girlband, produser, dan pihak manajemen.
Tanpa sengaja, Eun Joo menemukan sebuah
video lama berjudulkan 'White' di studio menari. Akhirnya, karena lagu tersebut
tidak pernah dirilis, maka pimpinan manajemen memutuskan lagu tersebut akan dipakai
sebagai album kedua mereka. Tanpa diduga, lagu tersebut meledak di kalangan
remaja, sehingga mereka mendadak menjadi idola baru. Dari Pink Dolls yang bukan
apa-apa menjadi idola yang bahkan mampu menyaingi idola lama "Pure".
Akan
tetapi, kecemburuan dalam girlband ini semakin meruncing saat manajemen
memutuskan untuk memilih vokalis utama yang notabenenya akan menjadi pusat
perhatian sebagai idola. Namun tanpa disadari oleh mereka, saat persaingan itu
meruncing diantara mereka, dendam lama di balik lagu White ternyata juga
menggelora. Keanehan demi keanehan tidak wajar terjadi. Jeni yang awalnya di
daulat sebagai vokalis utama terlilit mikrofon di ruang studio dan akhirnya
masuk rumah sakit dan tidak sadarkan diri. Ah Rang yang menduga kalau kecelakaan
Jeni adalah ulah orang dalam yang iri, mendapati wajahnya mulai rusak dan mulai
stres. Saat ia di daulat menjadi pusat perhatian, ia mengalami kecelakaan dan
jatuh saat shooting video klip.Shin Ji, yang mengikuti acara 'Survival
Challenge' mengalami kecelakaan dan jatuh tertindih kamera.
Hanya Eun
Joo menyadari kalau keanehan ini dimulai sejak mereka menyanyikan lagu White. Bersama
sahabatnya, Soon Ye, ia menemukan fakta adanya tragedi berdarah di balik lagu
White. Seorang anggota girlband pernah bunuh diri di bangunan itu akibat tidak
tahan terhadap tekanaan anggota girl band lain yang iri atas kemampuannya dalam
menulis lagu dan koreografi. Setelah gadis itu menjadi vokalis utama, anggota
yang lain menjadi iri. Wajahnya dirusak apalagi karena ia menjadi umpan bagi
produsernya pada saat itu. Dengan dendam yang membara dalam hatinya, sang
pencipta lagu white ini pun bunuh diri dengan meminum obat pembersih lantai.
Anggota lain pun mengaku sebagai White yang baru dan menyanyikan lagu itu.
Namun pada saat shooting video klip, ia merasa dihantui dan menemukan penari
latarnya lebih satu orang. Akhirnya karena merasa tertekan, ia membakar sebuah
surat peninggalan White. Namun white yang terus menghantuinya akhirnya membuat
api di suratnya itu membakar seluruh bangunan termasuk orang-orang di dalamnya.
Akan
tetapi, Eun Joo dan sahabatnya salah paham dan mengira penyanyi pengganti itu
adalah White. Eun Joo yang merasa kutukan dalam lagu itu telah berhenti,
menjadikan dirinya 'White' yang baru. Ia menjadi idola nomor satu dan digilai
dimana-mana. Sikapnya menjadi berubah dan ia mengaku kalau lagu dan tarian
White adalah ciptaannya. Sampai
saat Soon Ye menyadari kalau kutukan itu masih berlanjut. Ia pun mati-matian
menyelamatkan Eun Joo, namun terlambat. Saat Eun Joo tampil di acara
penghargaan, the Music Fever Charts, dan memenangkannya, ia menemukan penarinya
lebih. Dan kemunculan "White" asli yang hanya bisa dilihat oleh Eun
Joo dan Soon Ye yang kemudian merenggut nyawa Eunjung di atas panggung
ketenaranya.
Pic BTS White Movie...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar